Kompetisi Indonesia Super League 2014 sudah hampir rampung digelar, hanya menyisakan satu pertandingan final yang akan digelar hari ini (7/11) di Jakabaring Palembang. Setelah itu, semua tim akan kembali mempersiapkan diri untuk musim 2015 mendatang.
Dengan jedanya kompetisi yang akan datang, tim Arema Cronus dikabarkan akan mengikuti turnamen pra-musim. Ini mengingat tak ada agenda lagi dalam waktu dekat dari PT. Liga Indonesia. Kesempatan baik dapat ikut dalam Emirates Cup 2014 yang digelar di Dubai pada bulan Desember.
Menurut keterangan Ruddy Widodo, Arema Cronus memastikan diri akan berpartisipasi dalam Emirates Cup 2014. “Kita pastikan ikut dalam Emirates Cup 2014. Soalnya, tidak ada agenda pra-musim dari PT. Liga Indonesia. Kompetisi Inter Island Cup pun sudah ditiadakan,” ujarnya seperti yang dilansir Malang Post.
Menurut rencana awal, Singo Edan hanya akan menghadapi AC Milan di Dubai. Akan tetapi, manajemen meminta kepada Ninesport selaku promotor untuk menambah jumlah tim yang akan menjadi lawan tanding Arema Cronus.
Menanggapi hal tersebut, Ninesport akhirnya memberikan kabar kepada manajemen Arema bahwa tim besar sekelas Real Madrid dan Paris Saint Germain akan ikut serta dalam ujicoba AC Milan dan Arema pada Desember mendatang.
Tawaran ini sebenarnya sudah lama diterima, tepatnya sejak pertengahan musim. “Kalau memang Ninesport konsisten, kita siap ikut ke Dubai. Dan kita ingin menjai laga ujicoba Emirates Cup sebagai persiapan untuk kompetisi musim depan,” sambungnya.
Jika pihak Ninesport dan Arema Cronus menemui kata sepakat, maka bisa dipastikan bahwa Arema Cronus akan memboyong semua amunisi terbaik ke Dubai, termasuk pemain baru yang akan membela Arema Cronus musim depan.
Sebab, Ninesport sendiri juga menginginkan Arema Cronus bisa bertanding melawan tim-tim besar dan meraih hasil maksimal yakni kemenangan.
Sunday, 9 November 2014
Inilah Tim Terbaik Real Madrid Sepanjang Masa
Bukan Real Madrid yang memenangkan lima gelar juara Eropa, dan bukan pula eraGalacticos. Dua tim itu tak layak disebut sebagai tim terbaik Madrid sepanjang masa. Hampir 20.000 dari 50.000 pembacaMarcabelum lama ini sepakat menyebut tim eraCarlo Ancelottisebagai yang terbaik.
Juara bertahan Liga Champions itu mendapat 35% suara untuk memenangkan polling, mengungguli Madrid eraGalacticos(28%) dan tim yang menjuarai trofi Eropa lima kali (25%).
Sementara itu, tim yang menjadi saksi masa kejayaan Emilio Butragueno hanya mendapat 7% suara. Sedangkan tim asuhanJose Mourinhohanya ada di peringkat lima dengan persentase suara 5%.
Bagaimana menurut kalian madridista? Setuju dengan hasil polling satu ini?
Juara bertahan Liga Champions itu mendapat 35% suara untuk memenangkan polling, mengungguli Madrid eraGalacticos(28%) dan tim yang menjuarai trofi Eropa lima kali (25%).
Sementara itu, tim yang menjadi saksi masa kejayaan Emilio Butragueno hanya mendapat 7% suara. Sedangkan tim asuhanJose Mourinhohanya ada di peringkat lima dengan persentase suara 5%.
Bagaimana menurut kalian madridista? Setuju dengan hasil polling satu ini?
Persib Juara, Suporter The Jack Bakal kawin dengan Monyet?
Penantian panjang Persib Bandung selama 19 tahun untuk menjadi juara berakhir ketika menaklukkan Persipura di laga final, Jumat (07/11). Keberhasilan ini disambut suka ria oleh para bobotoh di seluruh penjuru nusantara, tak terkecuali di media sosial.
Di media sosial ada sebuah foto lucu seorang suporter tim yang menunjukkan kaos bernada meledek Persib. Dalam kaos itu dituliskan jika Persib juara, dirinya akan kawin dengan monyet.
"Kalo Persib Sampe Juara Gue Kawin Sama Monyet." demikian persisnya isi tulisan di kaos tersebut.
Foto tersebut ramai beredar di Facebook, Twitter, dan Path. Berbagai komentar pun muncul dan kebanyakan dari mereka yang berkomentar menagih sang pemilik kaos untuk memenuhi janjinya.
Persib berhasil keluar sebagai juara setelah di laga final berhasil mengalahkan Persipura melalui adu penalti. Dalam laga yang digelar di Stadion Jakabaring, Palembang, Firman Utina dkk berhasil melalui unggul 7-5 melalui drama adu penalti yang mendebarkan.
Di media sosial ada sebuah foto lucu seorang suporter tim yang menunjukkan kaos bernada meledek Persib. Dalam kaos itu dituliskan jika Persib juara, dirinya akan kawin dengan monyet.
"Kalo Persib Sampe Juara Gue Kawin Sama Monyet." demikian persisnya isi tulisan di kaos tersebut.
Foto tersebut ramai beredar di Facebook, Twitter, dan Path. Berbagai komentar pun muncul dan kebanyakan dari mereka yang berkomentar menagih sang pemilik kaos untuk memenuhi janjinya.
Persib berhasil keluar sebagai juara setelah di laga final berhasil mengalahkan Persipura melalui adu penalti. Dalam laga yang digelar di Stadion Jakabaring, Palembang, Firman Utina dkk berhasil melalui unggul 7-5 melalui drama adu penalti yang mendebarkan.
Urusan Cetak Gol, Ramos lebih tajam dari Inesta
Syaifulronaldo.blogspot.com- Lazimnya seorang bek memiliki catatan jumlah gol yang tidak terlalu mentereng. Namun hal tersebut rupanya tak berlaku bagi palang pintuReal Madrid,Sergio Ramos.
Buktinya, dari 419 kali membelaLos Blancosdi laga resmi, Ramos kini telah mencetak total 50 gol, sebuah angka yang cukup banyak untuk ukuran pemain belakang.
Bahkan, jumlah ini kini menyamai total 50 gol yang dimiliki gelandang jeniusAndres Iniestaselama membelaBarcelona. Hebatnya, jika Ramos 'hanya' perlu 419 laga untuk mencapai angka tersebut, maka Iniesta yang notabene memiliki kesempatan mencetak gol lebih besar malah memerlukan 517 laga untuk menciptakan 50 gol.
Comparison: > Iniesta: 50 goals in 517 official matches with Barca > Sergio Ramos: 50 goals in 419 official matches with Madrid
— MisterChip (English) (@MisterChiping) November 8, 2014.
Gol teranyar Ramos bersama El Real sendiri hadir dalam laga kontraRayo Vallecano, Minggu (9/11) dini hari tadi. Dalam laga tersebut Real akhirnya menang dengan skor telak, 5-1.
Buktinya, dari 419 kali membelaLos Blancosdi laga resmi, Ramos kini telah mencetak total 50 gol, sebuah angka yang cukup banyak untuk ukuran pemain belakang.
Bahkan, jumlah ini kini menyamai total 50 gol yang dimiliki gelandang jeniusAndres Iniestaselama membelaBarcelona. Hebatnya, jika Ramos 'hanya' perlu 419 laga untuk mencapai angka tersebut, maka Iniesta yang notabene memiliki kesempatan mencetak gol lebih besar malah memerlukan 517 laga untuk menciptakan 50 gol.
Comparison: > Iniesta: 50 goals in 517 official matches with Barca > Sergio Ramos: 50 goals in 419 official matches with Madrid
— MisterChip (English) (@MisterChiping) November 8, 2014.
Gol teranyar Ramos bersama El Real sendiri hadir dalam laga kontraRayo Vallecano, Minggu (9/11) dini hari tadi. Dalam laga tersebut Real akhirnya menang dengan skor telak, 5-1.
Wednesday, 5 November 2014
BUNDESLIGA VS SERIE A ITALIA
Kompetisi Bundesliga memang tak sepopuler Serie A Italia. Namun, perkembangan kompetisi sepak bola Jerman itu terus menanjak.
Bundesliga sukses menduduki peringkat ketiga liga terbaik di mata FIFA. Bundesliga mengalahkan Serie A Italia yang berada di peringkat keempat.
Selama 12 tahun ke belakang Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) terus berbenah diri untuk meningkatkan kualitas liga mereka yang kemudian menunjang prestasi di tim nasional. Tak hanya itu, kesuksesan Jerman dalam mengubah talenta muda menjadi pemain berkelas dunia merupakan kunci bagi tim nasional untuk kembali merajai dunia.
Hal inilah yang ingin ditiru oleh Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Carlo Tavecchio. FIGC ingin mengedepankan talenta muda untuk menghiasi bangku tim nasional Italia.
"Kita harus yakin dengan talenta muda karena kita memiliki 1,2 juta anggota dimana 700 ribu diantaranya masih dibawah 18 tahun. Artinya ada lautan pemain berbakat yang bisa kita mainkan," kata Tavecchio seperti dikutipFootball Italia, Rabu (5/11).
"Kami berinvestasi di akademi sebagai bagian dari strategi. Selain itu, melalui Lega Dilettanti (kompetisi non-liga) kami membangun pusat pelatihan yang berfungsi sebagai patokan dalam setiap daerah, seperti yang mereka lakukan di Jerman," tambah pria berusia 71 tahun itu.
Bundesliga sukses menduduki peringkat ketiga liga terbaik di mata FIFA. Bundesliga mengalahkan Serie A Italia yang berada di peringkat keempat.
Selama 12 tahun ke belakang Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) terus berbenah diri untuk meningkatkan kualitas liga mereka yang kemudian menunjang prestasi di tim nasional. Tak hanya itu, kesuksesan Jerman dalam mengubah talenta muda menjadi pemain berkelas dunia merupakan kunci bagi tim nasional untuk kembali merajai dunia.
Hal inilah yang ingin ditiru oleh Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Carlo Tavecchio. FIGC ingin mengedepankan talenta muda untuk menghiasi bangku tim nasional Italia.
"Kita harus yakin dengan talenta muda karena kita memiliki 1,2 juta anggota dimana 700 ribu diantaranya masih dibawah 18 tahun. Artinya ada lautan pemain berbakat yang bisa kita mainkan," kata Tavecchio seperti dikutipFootball Italia, Rabu (5/11).
"Kami berinvestasi di akademi sebagai bagian dari strategi. Selain itu, melalui Lega Dilettanti (kompetisi non-liga) kami membangun pusat pelatihan yang berfungsi sebagai patokan dalam setiap daerah, seperti yang mereka lakukan di Jerman," tambah pria berusia 71 tahun itu.
Tuesday, 4 November 2014
FINAL ISL 2014 : PERSIB TANTANG PERSIPURA
Persib Bandung memastikan ambisinya untuk tampil ke final Indonesia Super League (ISL) 2014 usai mengalahkan Arema Cronus 3-1 di Stadion Jakabaring, Palembang, Selasa (4/11).
Di partai puncak, skuat Maung Bandung ini telah dinanti oleh juara bertahan Persipura Jayapura. Sebelumnya tim Mutiara Hitam ini menyingkirkan saudara muda Persib Bandung, Pelita Bandung Raya (PBR).
Dalam laga semifinal ini, Arema sebenarnya unggul lebih awal dari Persib. Tim berjuluk Singo Edan itu berhasil mengejutkan pertahanan Persib ketika laga baru berjalan kurang dari satu menit pada babak kedua. Gol pembuka itu dicetak oleh Alberto Goncalves pada menit ke-46.
Gol tersebut langsung membuat para pemain Persib tersengat. Agresifitas menyerang pemain Persib langsung meningkat berlipat-lipat. Sebaliknya Arema seperti merasa nyaman dengan keunggulan sementara yang telah didapatnya.
Penantian Persib untuk menyamakan skor itu baru terjawab pada menit ke-83. Vladimir Vujović berhasil membobol juga gawang Arema. Para pendukung Arema yang memadati Jakabaring bersorak gembira.
Skor imbang 1-1 ini ternyata bertahan hingga 90 menit laga berjalan. Pertandingan pun kemudian berlanjut dengan tambahan 2x15 menit. Pada saat inilah Persib ternyata mampu memanfaatkan peluang yang didapat secara maksimal.
Saat masa tambahan waktu baru berjalan, Atep berhasil membobol gawang Arema di menit ke-91. Gol ini mengangkat lebih tinggi lagi moral pemain Persib untuk mengalahkan lawannya.
Ambisi besar itu akhirnya semakin lengkap ketika gelandang serang Makan Konate berhasil memperbesar keunggulan Persib menjadi 3-1 pada menit ke-112. Moral pemainArema sepertinya semakin luruh. Hingga akhir peluit panjang ditiup, Persib pun memastikan diri melaju ke final di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.
Di partai puncak, skuat Maung Bandung ini telah dinanti oleh juara bertahan Persipura Jayapura. Sebelumnya tim Mutiara Hitam ini menyingkirkan saudara muda Persib Bandung, Pelita Bandung Raya (PBR).
Dalam laga semifinal ini, Arema sebenarnya unggul lebih awal dari Persib. Tim berjuluk Singo Edan itu berhasil mengejutkan pertahanan Persib ketika laga baru berjalan kurang dari satu menit pada babak kedua. Gol pembuka itu dicetak oleh Alberto Goncalves pada menit ke-46.
Gol tersebut langsung membuat para pemain Persib tersengat. Agresifitas menyerang pemain Persib langsung meningkat berlipat-lipat. Sebaliknya Arema seperti merasa nyaman dengan keunggulan sementara yang telah didapatnya.
Penantian Persib untuk menyamakan skor itu baru terjawab pada menit ke-83. Vladimir Vujović berhasil membobol juga gawang Arema. Para pendukung Arema yang memadati Jakabaring bersorak gembira.
Skor imbang 1-1 ini ternyata bertahan hingga 90 menit laga berjalan. Pertandingan pun kemudian berlanjut dengan tambahan 2x15 menit. Pada saat inilah Persib ternyata mampu memanfaatkan peluang yang didapat secara maksimal.
Saat masa tambahan waktu baru berjalan, Atep berhasil membobol gawang Arema di menit ke-91. Gol ini mengangkat lebih tinggi lagi moral pemain Persib untuk mengalahkan lawannya.
Ambisi besar itu akhirnya semakin lengkap ketika gelandang serang Makan Konate berhasil memperbesar keunggulan Persib menjadi 3-1 pada menit ke-112. Moral pemainArema sepertinya semakin luruh. Hingga akhir peluit panjang ditiup, Persib pun memastikan diri melaju ke final di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.
Monday, 3 November 2014
Jadi Klub Terkaya, Mari Intip Kekayaan Manchester United
Performa Manchester United(MU) musim ini bisa dibilang kurang meyakinkan. Hal ini terbukti dengan peringkat mereka di klasemen Liga Inggris yang hanya berada di posisi 10 dengan 13 poin. Posisi ini kalah jauh dengan rival sekota, Manchester City, yang berada di posisi 3 dengan mengantongi 20 poin.
Meskipun begitu, MU tetaplah salah satu klub terkaya di dunia. Klub yang bermarkas di Old Trafford ini jumlah kekayaannya hanya kalah dari Real Madrid dan Barcelona, dua klub raksasa dari Spanyol.
MengutipForbespada Senin (3/11/2014), musim lalu MU berhasil mengumpulkan keuntungan bersih sebanyak US$ 551 juta atau sekitar Rp 6,66 triliun (asumsi kurs Rp 12.095 terhadap dolar Amerika Serikat). Pendapatan ini membuat total aset MU meningkat menjadi US$ 2,810 miliar.
Dari total kekayaan tersebut, pemasukan terbesar MU berasal dari usaha komersial seperti iklan, yaitu sebanyak US$ 944 juta. Pemasukan terbesar kedua disusul oleh pemasukan penjualan tiket pertandingan, yaitu sebanyak US$ 760 juta. Kemudian, berturut-turut pemasukan berasal dari penyiaran dan merek dagang sebanyak US$ 708 juta dan US$ 399 juta.
Meskipun memiliki kekayaan berlimpah, tetapi ternyata hutang klub sepakbola yang dimiliki keluarga Glazer ini cukup besar. Hutang yang dimiliki MU berjumlah sekitar 19 persen dari total kekayaan mereka.
Meskipun begitu, MU tetaplah salah satu klub terkaya di dunia. Klub yang bermarkas di Old Trafford ini jumlah kekayaannya hanya kalah dari Real Madrid dan Barcelona, dua klub raksasa dari Spanyol.
MengutipForbespada Senin (3/11/2014), musim lalu MU berhasil mengumpulkan keuntungan bersih sebanyak US$ 551 juta atau sekitar Rp 6,66 triliun (asumsi kurs Rp 12.095 terhadap dolar Amerika Serikat). Pendapatan ini membuat total aset MU meningkat menjadi US$ 2,810 miliar.
Dari total kekayaan tersebut, pemasukan terbesar MU berasal dari usaha komersial seperti iklan, yaitu sebanyak US$ 944 juta. Pemasukan terbesar kedua disusul oleh pemasukan penjualan tiket pertandingan, yaitu sebanyak US$ 760 juta. Kemudian, berturut-turut pemasukan berasal dari penyiaran dan merek dagang sebanyak US$ 708 juta dan US$ 399 juta.
Meskipun memiliki kekayaan berlimpah, tetapi ternyata hutang klub sepakbola yang dimiliki keluarga Glazer ini cukup besar. Hutang yang dimiliki MU berjumlah sekitar 19 persen dari total kekayaan mereka.
Barcelona Di Ujung Pemberontakan?
Hasil buruk di lapangan selalu membawa dampak negatif kepada suasana ruang ganti. Hal itulah yang saat ini dialami olehBarcelona.
Barca yang dalam satu dekade terakhir selalu terbiasa berada di puncak klasemen sepanjang musim kini harus rela berada di posisi empat. Hal itu terjadi menyusul dua kekalahan beruntun yang dialami tim pimpinanLuis Enriqueitu.
Enrique disinyalir kurang bisa menerapkan disiplin kepada anak buahnya. Insiden Messi ogah diganti dan Pique menyelundupkan ponsel ke pertandingan adalah bukti Enrique memiliki masalah dalam menangani ego besar para pemain kelas atas.
Sialnya bagi Enrique, sikap indisipliner anak buahnya diikuti dengan hasil buruk di atas lapangan - Barca kalah dua kali dariReal MadriddanCelta Vigo. Para pemain dan petinggi Barca kabarnya juga tak puas dengan gaya bermain Barca yang tidak lagi terpusat di lini tengah.
Enrique yang berusaha tegas dengan 'mengusir' Pique dari tim saat menghadapi Celta juga tidak bisa memotivasi tim. Barca ingin permainan mereka kembali seperti eraJosep Guardiola. Malah, itu adalah alasan mengapaGerardo Martinodipecat musim lalu.
Martino tak bisa lagi mengandalkan kreativitasXavidanIniestaketika menghadapi tim yang punya kecepatan dan pressing bagus. Karenanya, Martino membuat Barca bermain lebih direct. Meski membawa hasil cukup bagus, Martino dikritik keras dan harus kembali menggunakan gaya lama Barca.
Marcamelansir bahwa ruang ganti Barcelona saat ini sudah berada di ujung pemberontakan. Sebagian pemain sudah berbicara secara sembunyi-sembunyi kepada pers,off the recordtentunya.
Jadi, intinya, Enrique punya tiga tugas: mendisiplinkan skuat Barca, mengembalikan gaya bermain Barca seperti era Guardiola, serta mendapatkan hasil bagus. Jika satu dari tiga ini gagal diraih, akan ada pemberontakan dari dalam yang menuntut Enrique untuk dipecat.
Barca yang dalam satu dekade terakhir selalu terbiasa berada di puncak klasemen sepanjang musim kini harus rela berada di posisi empat. Hal itu terjadi menyusul dua kekalahan beruntun yang dialami tim pimpinanLuis Enriqueitu.
Enrique disinyalir kurang bisa menerapkan disiplin kepada anak buahnya. Insiden Messi ogah diganti dan Pique menyelundupkan ponsel ke pertandingan adalah bukti Enrique memiliki masalah dalam menangani ego besar para pemain kelas atas.
Sialnya bagi Enrique, sikap indisipliner anak buahnya diikuti dengan hasil buruk di atas lapangan - Barca kalah dua kali dariReal MadriddanCelta Vigo. Para pemain dan petinggi Barca kabarnya juga tak puas dengan gaya bermain Barca yang tidak lagi terpusat di lini tengah.
Enrique yang berusaha tegas dengan 'mengusir' Pique dari tim saat menghadapi Celta juga tidak bisa memotivasi tim. Barca ingin permainan mereka kembali seperti eraJosep Guardiola. Malah, itu adalah alasan mengapaGerardo Martinodipecat musim lalu.
Martino tak bisa lagi mengandalkan kreativitasXavidanIniestaketika menghadapi tim yang punya kecepatan dan pressing bagus. Karenanya, Martino membuat Barca bermain lebih direct. Meski membawa hasil cukup bagus, Martino dikritik keras dan harus kembali menggunakan gaya lama Barca.
Marcamelansir bahwa ruang ganti Barcelona saat ini sudah berada di ujung pemberontakan. Sebagian pemain sudah berbicara secara sembunyi-sembunyi kepada pers,off the recordtentunya.
Jadi, intinya, Enrique punya tiga tugas: mendisiplinkan skuat Barca, mengembalikan gaya bermain Barca seperti era Guardiola, serta mendapatkan hasil bagus. Jika satu dari tiga ini gagal diraih, akan ada pemberontakan dari dalam yang menuntut Enrique untuk dipecat.
Subscribe to:
Posts (Atom)